Slipknot adalah sebuah band beraliran Nu Metal dari Des Moines, Iowa yang dibentuk pada 1995.
Slipknot adalah sebuah band beraliran Nu Metal dari Des Moines, Iowa yang dibentuk pada 1995, Band ini telah beberapa kali mengganti anggotanya dan memiliki anggota tetap sejak 1999 yaitu: Sid Wilson, Joey Jordison, Paul Gray, Chris Fehn, James Root, Craig Jones, Shawn “Clown” Crahan, Mick Thomson, dan Corey Taylor. Sampai sekarang Slipknot Telah Merilis 4 Buah Album, Band ini juga pernah mendapatkan Grammy Awards untuk kategori Best Metal Performance untuk lagu “Before I forget” pada tahun 2006, album ke 5 mereka yang bertajuk “All Hope Is Gone” akan dirilis pada 26 Agustus 2008
dan beranggotakan:
(#0) Sid Wilson - turntables (1998–sekarang)
(#1) Joey Jordison - drums (1995–sekarang)
(#2) Paul Gray - bass, backing vocals (1995–sekarang)
(#3) Chris Fehn - custom percussion, backing vocals (1997–sekarang)
(#4) James Root - gitar (1999–sekarang)
(#5) Craig Jones - sample, media, keyboards (1996–sekarang)
(#6) Shawn “Clown” Crahan - custom percussion, backing vocals (1995–sekarang)
(#7) Mick Thomson - gitar (1996–sekarang)
(# 8) Corey Taylor - vokal (1997–sekarang)
Followers
Avenged Sevenfold
1.29.2009
S L I P K N O T
Efek Merkuri Terhadap Kesehatan
Merkuri adalah elemen alami yang dapat ditemukan di berbagai lingkungan. Kegiatan manusia seperti membakar batu bara dan menggunakan merkuri untuk manufaktur suatu produk telah meningkatkan jumlah merkuri yang bersirkulasi di dalam atmosfir, tanah, danau, sungai, dan laut. Merkuri yang terdapat pada lokasi-lokasi tersebut meningkatkan risiko terhadap manusia dan kehidupan liar. Merkuri adalah elemen alami yang dapat ditemukan di berbagai lingkungan. Kegiatan manusia seperti membakar batu bara dan menggunakan merkuri untuk manufaktur suatu produk telah meningkatkan jumlah merkuri yang bersirkulasi di dalam atmosfir, tanah, danau, sungai, dan laut. Merkuri yang terdapat pada lokasi-lokasi tersebut meningkatkan risiko terhadap manusia dan kehidupan liar. Menurut national Emission Inventory dari EPA tahun 1999, sumber tenaga listrik yang berasal dari batu bara merupakan sumber terbesar dari emisi merkuri di udara yang disebabkan oleh manusia di amerika Serikat. Sumber tenaga di Amerika Serikat merupakan 40% emisi merkuri buatan manusia. Sumber-sumber besar lainnya adalah peralatan industri (10% emisi merkuri Amerika Srikat), sampah berbahaya yang dibakar (sekitar 5%), dan produksi klorin (sekitar 5%). Sampahkota dan sampah medis yang dibakar dulu juga pernah menjadi salah satu sumber besar emisi, namun kini sumber-sumber tersebut tidak lagi bermakna setelah mengurangi penggunaan merkuri sebagai tanggapan terhadap peraturan dari EPA dan pemerintah pusat Amerika Serikat. Bagaimana Manusia dan Kehidupan Liar Terpapar oleh Merkuri? Merkuri yang terdapat dalam udara jatuh ke tanah di dekat sumbernya maupun berkilo-kilo meter jauhnya dari sumber tersebut. Bila merkuritertimbun dalam air, mikroorganisme akan mengubahnya menjadi metilmerkuri, suatu bentuk merkuri yang memiliki toksisitas tinggi. Organisme kecil memakan zat ini dan membawanya ke darat. Bila hewan pemangsanya memakan organisme kecil ini, mereka juga membawa metilmerkuri dalam tubuh mereka. Proses yang dikenal sebagai bioakumulasi ini terus berlanjut dengan kadar merkuri yang semakin meningkat. Ikan yang mempunyai posisi lebih tinggi dalam rantai makanan , seperti hiu atau ikan todak, mengandung konsentrasi merkuri yang lebih tinggi daripada ikan yang berada lebih rendah dalam posisi rantai makanan . Manusia terpapar merkuri bila mereka memakan ikan yang terkontaminasi olehnya. Bagaimana Merkuri Mempengaruhi Kesehatan? Metilmerkuri memiliki toksisitas yang sangat tinggi. Fetus yang sedang berkembang paling sensitif terhadap efek-efek merkuri, demikian juga wanita dalam usia reproduktif merupakan populasi yang paling dikhawatirkan. Anak-anak dari wanita yang terpapar metilmerkuri dalam kadar yang relatif tinggi selama masa kehamilan menunjukkan berbagai macam kelainan, termasuk keterlambatan dalam berjalan dan berbicara, nilai uji neurologi yang menurun, dan keterlambatan dan kesulitan dalam kemampuan belajar. Delapan persen wanita dalan usia reproduktif memiliki kadar merkuri darah yang melampaui kadar yang dianggap aman oleh EPA. Sebagai tambahan, bukti-bukti yang ditemukan semakin banyak bahwa paparan metilmerkuri menyebabkan efek kardiovaskular yang buruk terhadap orang dewasa, yang menyebabkan peningkatan tekanan darah dan serangan jantung.
Dr. Ratno Nuryadi Ciptakan Mikroskop Nano
Bagaimana caranya meneliti material berukuran nanometer atau sepermiliar meter? Peneliti Pusat Teknologi Material BPPT Dr Eng Ratno Nuryadi (mantan Ketua ISTECS-Jepang 2006-2008, red) bisa menciptakan mikroskop untuk melihat struktur materi renik tersebut. “Untuk melihat struktur materi seukuran nano atau 10 pangkat minus sembilan meter, perlu perlengkapan khusus yang tak ada di Indonesia. Alat itu hanya bisa diimpor dengan harga satu unitnya mencapai sekitar Rp2-3 miliar,” kata Ratno yang menjadi pemenang Pemilihan Peneliti Muda Indonesia (PPMI) XIV bidang Ilmu Pengetahuan Teknik dan Rekayasa. Bagaimana caranya meneliti material berukuran nanometer atau sepermiliar meter? Peneliti Pusat Teknologi Material BPPT Dr Eng Ratno Nuryadi (mantan Ketua ISTECS-Jepang 2006-2008, red) bisa menciptakan mikroskop untuk melihat struktur materi renik tersebut. “Untuk melihat struktur materi seukuran nano atau 10 pangkat minus sembilan meter, perlu perlengkapan khusus yang tak ada di Indonesia. Alat itu hanya bisa diimpor dengan harga satu unitnya mencapai sekitar Rp2-3 miliar,” kata Ratno yang menjadi pemenang Pemilihan Peneliti Muda Indonesia (PPMI) XIV bidang Ilmu Pengetahuan Teknik dan Rekayasa. Prihatin atas kondisi itu, Ratno yang memenangkan penghargaan PPMI dengan makalah berjudul “Manufactur Atomic Force Microscope (AFM) dan Aplikasinya pada Nanoteknologi” itu kemudian menciptakan mikroskop material renik yang disebut AFM (Atomic Force Microscope). “Ini adalah mikroskop nano pertama yang diciptakan di Indonesia dengan modal sekitar Rp50 juta saja dan dibuat dengan bahan-bahan sederhana,” kata pria kelahiran Bantul 17 Oktober 1973 itu sambil berpromosi usai menerima penghargaan dari Kepala LIPI Umar A Jenie serta uang tunai Rp25 juta. Mikroskop nano itu, urainya, bukan mikroskop biasa, karena menggunakan teknologi peraba materi seperti jarum yang akan menyusuri struktur materi dan kemudian menampilkan strukturnya di layar komputer dengan menggunakan software tertentu. Cara kerjanya mirip perlengkapan mikroskop nano yang ada di dunia. Ditanya soal kehandalan alatnya, ia mengatakan, mikroskopnya itu prinsipnya sudah bekerja secara normal, namun secara teknis perlu dioptimalisasi lagi agar penampilannya lebih baik. Nanoteknologi, jelasnya, merupakan teknologi yang sedang berkembang pesat di dunia karena materi yang disusun dengan teknologi nano akan memiliki karakter dan fungsi berbeda dengan materi yang tersusun tanpa teknologi nano.
1.28.2009
J. K. Rowling
JK Rowling Joanne Kathleen Rowling sejak kecil punya cita-cita jadi penulis. Tapi, mengikuti saran orangtuanya, ia belajar Sastra Prancis di Universitas Exeter supaya bisa jadi sekretaris yang mampu bicara dwibahasa. Pekerjaan itu ternyata tidak cocok baginya. Soalnya, bukannya mencatat jalannya rapat, ia malah sibuk mengarang cerita. Akhirnya ia dipecat dan sejak itu gonta-ganti pekerjaan. JK Rowling Joanne Kathleen Rowling sejak kecil punya cita-cita jadi penulis. Tapi, mengikuti saran orangtuanya, ia belajar Sastra Prancis di Universitas Exeter supaya bisa jadi sekretaris yang mampu bicara dwibahasa. Pekerjaan itu ternyata tidak cocok baginya. Soalnya, bukannya mencatat jalannya rapat, ia malah sibuk mengarang cerita. Akhirnya ia dipecat dan sejak itu gonta-ganti pekerjaan. Tahun 1990, dalam perjalanan dari Manchester ke London, kereta yang ditumpanginya mogok selama sekitar empat jam. saat duduk di kereta, sambil memandangi segerombolan sapi melalui jendela, ide tentang kisah Harry Potter muncul di benaknya. Selama beberapa bulan berikutnya Joanne sibuk mengembangkan kisah petualangan penyihir cilikini. September 1990 ia pindah ke Portugal dan bekerja sebagai guru bahasa Inggris. Disana ia jatuh cinta pada seorang jurnalis televisi bernama Jorge Arantes. Mereka menikah dan tahun 1993, lahirlah putri mereka, Jessica. Tak lama setelah itu mereka bercerai, dan Joanne balik ke Edinburgh, Skotlandia. Pada masa itu hidup Joanne benar-benar terpuruk, begitu miskin sehingga ke mana-mana ia jalan kaki meski ongkos bus kota murah. Ia sering menulis di kafe, karena flatnya yang sempit dan dingin jelas bukan tempat yang penuh inspirasi. Untung si pemilik kafe baik bati, membiarkan Joanne menulis di sana meski ia cuma mememsan secangkir kopi dan segelas air, sementara bayinya tertidur. Tahun 1997 nasibnya berubah total ketika penerbit Inggris, Bloomsbury Press, menerbitkan buku Harry Potter yang pertama Harry Potter and the Philosopher`s Stone (di Amerika terbit dengan judul Harry Pooter and Sorcerer`s Stone). Ternyata buku itu sangat sukses di seluruh dunia, begitu pula buku-buku berikutnya. Rencananya Jo akan menulis kisah Harry Potter sampai Harry berusia 17 tahun, ketika ia lulus dari Sekolah Sihir Hogwarts. Itu berarti sampai buku ketujuh.
Musim Hujan Datang, Rentan Terkena Gangguan Penglihatan
Musim sedang susah ditebak. Langit yang semula cerah bisa mendadak mendung sehingga menghambat pandangan dan memicu glaukoma. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan curah hujan akan terus meningkat, terutama pada puncak musim hujan pada Desember hingga Januari mendatang. Tidak hanya merebaknya penyakit infeksi, musim hujan ternyata juga bisa menyebabkan gangguan penglihatan yang disebut glaukoma. Musim sedang susah ditebak. Langit yang semula cerah bisa mendadak mendung sehingga menghambat pandangan dan memicu glaukoma. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan curah hujan akan terus meningkat, terutama pada puncak musim hujan pada Desember hingga Januari mendatang. Tidak hanya merebaknya penyakit infeksi, musim hujan ternyata juga bisa menyebabkan gangguan penglihatan yang disebut glaukoma. Gangguan ini disebabkan peningkatan tekanan bola mata, dengan gejala khas penyempitan lapang pandang. Mekanismenya, saat akan turun hujan, biasanya terjadi mendung dan cahaya di sekitar kita otomatis akan meredup. Nah, ketika cuaca lebih redup, pupil mata cenderung lebih lebar sehingga sudut antara bagian kornea dan iris menyempit. Akibatnya, proses pengeluaran cairan dalam bola mata yang disebut aquos humor menjadi tidak lancar. Dengan begitu, tekanan bola mata pun meninggi dan mencetuskan serangan glaukoma. Selain disebabkan cahaya yang menggelap, serangan glaukoma juga bisa dipicu oleh pemakaian tetes mata yang melebarkan pupil atau bisa juga timbul tanpa adanya pemicu. "Glaukoma akut primer sudut tertutup lebih sering terjadi pada malam hari atau saat cuaca mendung ketika musim penghujan, terutama rentang bulan November hingga Januari," ujar dokter spesialis mata dari Jakarta Eye Center (JEC), dr Ikke Sumantri SpM. Episode akut dari glaukoma sudut tertutup dapat menyebabkan penurunan fungsi penglihatan yang ringan, terbentuknya lingkaran berwarna di sekeliling cahaya, atau nyeri pada mata dan kepala. Gejala tersebut berlangsung hanya beberapa jam sebelum terjadinya serangan lebih lanjut. Serangan lanjutan menyebabkan hilangnya fungsi penglihatan secara mendadak dan nyeri mata yang berdenyut. Pada kasus tertentu, bisa disertai mual dan muntah, kelopak mata membengkak, mata berair dan merah. "Glaukoma akut biasanya terjadi secara mendadak. Tiba-tiba penglihatan kabur, sakit mata, sakit kepala, dan mata merah sehingga penderita cepat menyadarinya. Berbeda dengan glaukoma kronis yang kerusakannya perlahan-lahan sampai menahun dan kemudian jaringannya mati sehingga kerap tak disadari," sebut Ikke. Memang tidak semua orang rentan terkena glaukoma. Biasanya ini terjadi pada mereka yang sudah punya "bakat" glaukoma atau tergolong kelompok risiko tinggi glaukoma, baik yang disebabkan keturunan ataupun faktor lain, seperti trauma dan usia lanjut. Untuk itulah, orang dengan risiko tinggi glaukoma (terutama usia 40 tahun ke atas) disarankan rutin memeriksakan kesehatan mata ke dokter. Penderita glaukoma juga terkadang sensitif terhadap cahaya yang terlalu terang atau menyilaukan. Hal tersebut tentunya bisa mengganggu aktivitas, misalkan saat menyetir mobil pada malam hari dan berpapasan dengan mobil lain. Untuk itu, upayakan untuk membawa teman atau keluarga saat menyetir atau suruh mereka yang menyetir. Akan lebih baik lagi bila penderita tidak menyetir pada malam hari. Sebagian besar gejala glaukoma akan menghilang setelah pengobatan. Namun, patut diingat bahwa serangan tersebut bisa berulang, dan setiap serangan susulan akan semakin mengurangi lapang pandang orang yang bersangkutan. Pengobatan dengan laser biasanya dilakukan sebagai langkah pencegahan supaya ketika mendung, "sudut mata" yang dimaksud tadi tidak tertutup. Alternatif lainnya adalah melalui pembedahan atau operasi glaukoma. Namun, menurut spesialis mata Klinik Mata Nusantara Jakarta, dr Upik Mahna Dewi SpM, operasi merupakan alternatif terakhir dalam penanganan pasien glaukoma. "Jika bisa diatasi dengan obat-obatan atau laser, maka tindakan bedah tidak perlu dilakukan," ujarnya.



